Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen pada tanggal 30 Desember 2016 menerima wawancara radio Taiwan ICRT, untuk menjelaskan Kebijakan Baru ke Arah Selatan (New Southbound Policy), serta dampak dari kebijakan tersebut terhadap masa depan hubungan Taiwan dengan Indonesia
John Chen menyatakan, investasi Taiwan di Indonesia di bidang pertanian perikanan, komponen elektronik, sparepart mobil, tekstil dan sebagainya memberikan lowongan pekerjaan yang cukup besar untuk Indonesia. Untuk kedepannya kedua pihak bisa bekerja sama di bidang inovasi teknologi, inovasi pola bisnis dan inovasi produksi. Berdasarkan prinsip Kebijakan Baru ke Arah Selatan ini, investasi Taiwan di Indonesia diharapkan bisa terjalin hubungan saling melengkapi dan saling menguntungkan. Misalnya E-Commerce yang saat ini sedang booming, dengan jumlah masyarakat Indonesia pengguna internet yang sangat banyak ini, Taiwan dapat memberikan bantuan model bisnis dan logistik untuk perkembangan E-Commerce di Indonesia. Di bidang pertanian dan perikanan, pada tahun 2016 kedua pihak menandatangani “Perjanjian Kerja sama Pertanian antara Taiwan-Indonesia”,dan mengadakan pertemuan bisnis untuk mempererat 40 tahun dasar kerjasama Taiwan-Indonesia dibidang pertanian dan perikanan.
Selain ini, jumlah pelajar Indonesia yang belajar di Taiwan semakin bertambah, saat ini Indonesia merupakan jumlah pelajar Asia Tenggara ke 2 terbesar di Taiwan. Para pelajar ini menjadi batu pondasi dalam mempromosikan pertukaran dan saling pengertian antara Taiwan-Indonesia
Wawancara diatas disiarkan pada tanggal 9 Januari 2017, merupakan bagian dari acara wawancara Looking South ICRT. Informasi terkait bisa didapat dari website ICRT segment Looking South.